The Story of Pearl Girl: Drama China Favorit
Setelah menamatkan Drama China The Legend of Female General dan The Prisoner of Beauty, Drama China kolosal yang selanjutnya saya tonton adalah The Story of Pearl Girl.
Awalnya saya kurang tertarik dengan drama tersebut karena yang ditampilkan di trailer kurang begitu memikat. Namun, karena The Story of Pearl Girl selalu berada di beranda Netflix, akhirnya saya memutuskan untuk menonton. Motivasi saya yang lain adalah karena pemainnya Liu Yuning. Saya ingin menonton bagaimana kolaborasi Liu Yuning dan Zhao Lusi dalam satu drama.
Tidak disangka, di episode pertama, meskipun berlatar kumuh, jalan ceritanya sudah memikat saya. Seperti membisikkan, drama ini akan menjadi favorit saya.
Zhao Lusi berperan sebagai Duanwu, seorang budak pencari mutiara. Hidup delapan tahun sebagai budak, membuat Duanmu merasa muak dan mendambakan kebebasan. Sedangkan Liu Yuning berperan sebagai Ketua Yan. Seorang pemimpin pedagang sukses yang mempunyai rombongan dagang. Berkarakter keras, tegas, namun adil. Menjalani hidup untuk membersihkan fitnah keluarga Yan.
Selain dua tokoh di atas, ada Zhang Jinran seorang pejabat istana yang jujur, dan menjunjung tinggi nilai keadilan.
Pertemuan ketiganya pertama kali terjadi di Paviliun Mutiara Hepu. Duanwu bertugas menjadi penampil mutiara di lelang mutiara. Perjanjian terjadi antara Duanwu dan pengawas ladang mutiara. Jika Duanwu mampu menjual mutiara ukuran 15mm seharga tujuh juta yuan, maka Duanwu bisa bebas dan keluar dari ladang mutiara.
Pertemuan di Hepu membawa Duanwu, Ketua Yan dan Zhang Jinran ke pertemuan-pertemuan selanjutnya. Yang sebelumnya orang asing, menjadi teman. Yang sebelumnya saling mencurigai, akhirnya menjadi percaya. Kemudian, mereka menjadi tahu bahwa mereka punya satu tujuan yang sama.
Salah satu scene favorit saya adalah ketika Duanwu berhasil survive ketika berada di Yangzhou. Awalnya diremehkan, kemudian membuktikan diri dia mampu. Dia bahkan juga bisa mendapat kepercayaan penari perempuan dan memberdayakan mereka untuk mandiri. Women support women sangat terasa.
Dialog yang cukup memorable bagi saya adalah ketika Cui Shijiu bilang bahwa Duanwu memiliki nasib yang baik karena dari budak pencari mutiara bisa menjadi pengusaha/pedagang yang langsung dibalas Duanwu dengan, "menjadi pengusaha itu bukan nasib. Ada usaha, kerja keras, pengkhianatan, air mata dan kehilangan."
Dan benar, setelah saya menonton The Story of Pearl Girl, drama ini akan menjadi salah satu drama favorit saya.

Posting Komentar untuk "The Story of Pearl Girl: Drama China Favorit"